SIRKUS POHON - ANDREA HIRATA RAIH DUA PENGHARGAAN INTERNASIONAL - Sang Maya

Sang Maya

Spoiler Review From Sang Maya

Breaking

Kamis, 01 Februari 2018

SIRKUS POHON - ANDREA HIRATA RAIH DUA PENGHARGAAN INTERNASIONAL

Love This Book! Dalam Pelukan Milady

SIRKUS POHON - ANDREA HIRATA RAIH DUA PENGHARGAAN INTERNASIONAL. Sebuah novel terbaru dari Andrea Hirata yang dicetak pada Agustus 2017. Diterbitkan oleh Penerbit Bentang dan didistribusikan oleh Mizan Media Utama. 

      Buku ini saya beli Oktober 2017 namun baru selesai kebaca di Januari 2018 karena buku ini sempat hilang. Saya pikir ada teman yang meminjamnya, tapi saya tidak ingat siapa yang meminjamnya, lagipula saya jarang mau meminjamkan buku yang belum selesai saya baca. Saaya juga sempat berfikir jangan-jangan buku ini tertinggal di pesawat atau tercecer di bandara saat saya bawa  untuk perjalanan ke Semarang. Ternyata Januari 2018 ditemukan di bawah kasur saat mengeluarkan kasur dari kamar (kebiasaan baca buku sebelum tidur terus naruhnya dekat bantal).

FIKSI CARA TERBAIK MENCERITAKAN FAKTA - ANDREA HIRATA

     Sinopsis singkat novel Sirkus Pohon. Menceritakan seseorang pemuda miskin tamatan kelas 2 SMP bernama Sobrinudin Bin Sobirinudin yang biasa dipanggil Sobri ataupun Hob. Hidup tidak terarah, tidak memiliki tujuan jangka panjang hingga berteman dengan penjahat kelas teri di kampungnya.

   Sobri anak ke empat dari lima bersaudara, sangat ingin memiliki pekerjaan tetap dan menikah dengan pujaan hatinya Dinda. Namun, Sobri sulit mendapatkan pekerjaan karena tidak tamat SMP sehingga dia biasa bekerja sebagai kuli apapun termasuk mengantar keponakan-keponakannya ke sekolah.

     Akhirnya Sobri mendapatkan pekerjaan sebagai Badut sirkus, bukan main bahagianya hati Sobri mendapatkan pekerjaan itu karena mendapatkan pekerjaan tetap merupakan salah satu syarat yang diajukan oleh Dinda saat Sobri hendak melamarnya. Namun musibah menimpa Dinda yang tiba-tiba mendadak gila saat ditemukan di bawah pohon delima.

     Kaukah yang Membelaku Waktu Itu ? Selain kisah kehidupan Sobri juga terdapat kisah cinta, rindu, penantian dan pencarian antara Tegar dan Tara sebagai tokoh sentral kedua dalam novel Sirkus Pohon. Tegar dan Tara bertemu pertama kalinya di halaman Pengadilan Agama ketika orang tua mereka sedang menunggu sidang perceraian. Semenjak itulah Tara mencarinya selama sepuluh tahun. Jum'at sore setiap bulan tidak pernah alpa Tara mengunjungi taman bermain Pengadilan Agama demi dapat bertemu anak laki-laki yang tidak ia kenal namanya. Bahkan Tara telah melukis 119 wajah demi mengingat sosok yang membelanya kala itu.

      Taripol Mafia Geng Granat. Kalau tidak membaca novel sirkus pohon sampai habis pasti mengira Taripol orang yang berkelakuan jahat selain Gastori. Taripol memang kawan dekat Sobri yang membuat Sobri putus sekolah akibat mengantar corong TOA ke kampung sebrang atas permintaan Taripol. Pencurian corong TOA yang dipakai oleh PNS untuk senam pagi tiap jumat membuatnya kena hukuman kurung satu tahun. Tapi Taripol memiliki kebaikannya tersendiri yang setia kawan terhadap Si polos Sobri. Apabila Sobri sakit maka Taripol lah yang menjenguknya, sedangkan teman-teman Sobri lainnya tidak ada. Bahkan ketika Sobri ditangkap karena dituduh merusak atribut kampanye Gastori, Taripollah yang membelanya. Cerita Taripol dan Sobri ini merupakan bentuk kesetiakawanan yang unik juga membuat tertawa saat membaca.

Azizah dan Suruhudin (Instalatur Listrik) kedua tokoh ini memang merupakan tokoh sampingan namun cukup menarik ketika membacanya. Azizah merupakan adik bungsu Sobri dan Suruhudin adalah suami Azizah yang juga pengangguran sehingga kerap kali di damprat oleh Azizah. Keduanya memiliki anak bernama Pipit dan Yubi.

Gastori - Bab 52 Siapa yang Pegang Mik dialah yang Berkuasa. Ada lima calon kepala Desa Ketumbi. Gastori sosok yang menyita atribut sirkus keliling sehingga terpaksa ditutup. Syamsiaruddin, Baderunudin yang pernah mendapatkan bantuan sapi dari pemerintah. Zainul Abidin dan Debuludin yang berdebu-debu. Perebutan kursi kepala desa ketumbi tidak kalah seru dan kocak.



     Novel Sirkus Pohon setebal 383 halaman. Di Gramedia Pontianak di jual seharga Rp 79.000 di beberapa situs online ada yang menjualnya hanya Rp 68.000. Isi buku ini terdiri dari 6 babak. Novel ini mendapatkan dua penghargaan internasional yakni :

WINNER GENERAL FICTION NEW YORK BOOK FESTIVAL 2013 USA
WINNER BUCHWARDS 2013 GERMANY 

 Bab 34 Fotosintesis

Datanglah Desember dan lepaslah anak-anak angin dari kandangnya, berderai-derai sepanjang pagi, terbahak-bahak menjelang siang. Kawanan punai samak sesekali melintas cepat di langit tenggara , berkejar-kejaran menuju hamparan bakung di hulu Sungai Buta.

Rombongan capung bersaing dengan kumbang kelapa menggapai puncak kecapi, sempoyongan lantaran semakin tinggi, angin semakin ribut. Gelatik berlindung di balik rindang trembesi, siapa yang terbang terlalu tinggi akan terlontar ke langit, lalu disergap ajal: burung sikap bermata tombak, berkepak besi, bercakar belati.

Novel sirkus pohon mengajarkan banyak hal, selain cinta dari berbagai sudut pandang, persahabatan, rumah tangga, kebaikan dan perjuangan hidup yang tidak akan pernah sia-sia. Seberat apapun hidup tetap bisa ditertawakan.

        Awal-awalnya saya sempat berfikir novel ini terasa datar dan kurang menarik, akan tetapi setelah terus saya baca sampai habis banyak terdapat kisah-kisah yang menarik, unik, dan juga kocak. Rangkaian kata khas Andrea Hirata memang sangat cerdas, indah juga menghibur.

The End -

Judul buku : Sirkus Pohon
Penulis  Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal Halaman 383 halaman
ISBN 978-602-291-409-9

Tidak ada komentar:

Posting Komentar