Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog - Sang Maya

Sang Maya

Full Time Mommy yang doyan baca, nulis dan jalan-jalan

Breaking

Wednesday, November 21, 2018

Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog

Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog - Emak ingin berkunjung ke kota Paris. Hal yang bisa mak lakukan saat ini selain banyak-banyak berdo'a adalah, membuka google maps dan ketik PARIS di bagian telusur, maka muncul peta kota Paris. Tempat pertama yang mak kunjungi adalah Jardin du Palais Royal. Mainkan jemari ke layar sentuh, mak jadi mengetahui cuaca dan pemandangan di sekitar pusat wisata kota Paris.


Begitu juga jika emak ingin berkunjung ke negara Jepang, Singapura, Mesir, Dubai dan berbagai negara lainnya. Hal seperti itu bisa mak lakukan dimanapun dan kapanpun, tanpa paspor tanpa biaya. Cukup hanya dengan jaringan internet. Era digital, menembus batas.


Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog -cara membuat blog, cara membuat website, domain indonesia, domain murah, domainesia, hosting indonesia, hosting murah, lomba blog domainesia.
Serunya Hidup Di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog

  Sebelum mak menceritakan tentang serunya hidup di era digital untuk emak-emak pebisnis dan penulis blog yang mungkin saja membosankan. Emak mau cerita sedikit dulu ya betapa emak sangat menyukai dunia digital.

Apa sih digital tu, Mak? 

Digital dari kamus wikipedia yang mak googling singkatnya jari jemari. Istilah panjang dari digital bisa langsung baca ke wikipedianya saja ya. Mak dah baca, tapi kurang paham. Digital pertama yang mak ketahui bukan sesuatu yang menggunakan internet, tapi jam tangan digital, tv, tamagochi, gameboy, lalu komputer pertama mak yang masih celeron bukan pentium. 

Terus apa serunya digital tu, Mak?

Jelas seru! Keren rasanya kalau pakai jam tangan digital. Punya hewan peliharaan virtual (tamagochi). Bahkan zaman dahulu itu, orang yang punya tv saja sudah dianggap kaya sekampung. 

Emak lahir dan besar di kota, namun saat ini tinggal di desa. Di  mana akses hiburan seperti nonton bioskop, belanja di mall, nongkrong cantik di cafe, atau sekedar jalan-jalan sore di taman itu suatu hal yang tidak ada.  

Untungnya era digital zaman now sudah ada jaringan internet. Jadi sekalipun emak tinggal di desa, masih bisa nonton streaming, lihat video youtube, ngikutin drakor via app viu, main game online, baca komentar-komentar netizen di sosial media (sangat tidak penting, jangan ditiru). Sampai Mak bisa ikutan lomba blog domainesia.

Walau jaringan internet di desa ini suka buat mak kesal karena masih suka menghilang  begitu saja kayak kasus korupsi. Mak harus pakai provider tertentu yang harganya lumayan mahal dibandingkan provider lain. Kalau mak mau hemat, harus nunggu tengah malam hari dimana jaringan internet bisa lancar. Maunya langganan Wi-fi, sayangnya tiang jaringan telpon di desa tidak ada. Gimana desa mau go digital kalau jaringan internet saja susah.

First To The Key! First To The Egg!

Buat yang suka nonton pasti tahu slogan Parzival dan teman-teman gamernya di dunia Oasis. Dunia game, dunia digital. Film Ready Player One mengangkat tentang dunia digital dimana para gamer ingin mendapatkan tiga kunci sihir, untuk memperoleh telur paskah emas agar bisa menguasai Oasis, mempunyai banyak kekuatan, dan tentunya bisa punya banyak uang dari main game. Z dan teman-temannya tidak hanya ingin memenangkan telur paskah, tetapi juga menyelamatkan Oasis dari sixers yang bekerja pada perusahaan IOI (Industry Online Inovative). Film seru yang layak tonton.

Intinya mak paling demen nonton film animasi macam Ready Player One, The Fabricated City, film-film buatan Marvel, dan banyak lainnya yang harus menggunakan teknologi digital canggih dalam proses pembuatannya. 

Kabarnya perusahaan pembuatan film animasi di luar negeri selevel dengan perusahaan BUMN. Indonesia masih ketinggalan jauh untuk buat film macam Transformer, sekalipun salah satu animator Star Wars berasal dari Indonesia.  

Selain nonton, mak juga suka main game online loh. Tentunya emak tidak cocok bermain Mobile Legends atau COC yang langsung membuat kepala pusing dan gak bakalan bisa menang. Game online yang biasa mak mainkan seperti masak-masak, pertanian, atau home decor. 

Satu-satunya game online yang masih mak mainkan saat ini adalah Cafeland. Mak tergabung dalam club Wine & Dine yang merupakan grup aktif berjumlah 24 orang dari kapasitas 30 orang dan berasal dari mancanegara. Masuk di club Wine & Dine harus berpartisipasi dalam turnamen dan mendapatkan poin sebanyak 5.000 jika tidak akan dikeluarkan dari grup. Hal ini dilakukan karena, tidak adil mendapatkan hadiah tanpa melakukan tugas.

Seru kan era digital saat ini, sangat menghibur. Tapi jangan sampai lupa waktu apalagi lupa diri di dunia maya. Makanan lezat itu adanya di dunia nyata, bukan instagram. Keluarga yang kita cintai juga ada di dunia nyata, bukan di facebook. 'Bagaimanapun orang-orang harus sering menghabiskan waktu mereka di dunia nyata' - Halliday Ready Player One.


Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog



Serunya Hidup di Era Digital menggunakan sosial media facebook - Serunya Hidup di Era Digital-cara membuat blog, cara membuat website, domain indonesia, domain murah, domainesia, hosting indonesia, hosting murah, lomba blog domainesia.
Serunya Hidup di Era Digital dengan Sosial Media Facebook

EMAK-EMAK PEBISNIS

Saatnya masuk ke cerita emak-emak pebisnis. Sebagai full time mommy stay at home alias ibu rumah tangga yang kerjaannya  di rumah. Emak memiliki pekerjaan sampingan menjadi Mom Preneur dan Mom Blogger. Namun sayangnya mak berkali-kali gagal memiliki kios untuk tempat usaha. 

Untungnya era digital zaman now membuat mak bisa punya kios digital dengan sangat mudah. Biaya lebih rendah dan punya cabang dimana-mana. Kios digital itu bernama website, e-commerce, sosial media, dan aplikasi chat.

Kios digital mak memudahkan dalam mendapatkan pelanggan baru, menarik pelanggan potensial, melewati batasan geografis, sehingga memiliki pelanggan dari seluruh Indonesia, bahkan mancanegara. Memberikan banyak informasi, buka sepanjang waktu. Hal yang paling Mak sukai adalah bisa dilakukan sambil momong anak di rumah. Apalagi anak emak baby Queen Hannah Kaya Inayah masih lucu-lucunya, jadi sayang kalau harus sering ditinggal. Era digital, menghasilkan uang secara online.

Salah satu aktifitas mom preneur di pagi hari dan di sela-sela waktu luang adalah mengecek notifikasi aplikasi chat seperti whastapp, dan notifikasi dari berbagai e-commerce seperti Shoope, Bukalapak, Tokopedia, dan Jd.id. 

Rasanya senang jika ada transaksi terjadi di setiap harinya walau hanya cuma satu atau dua transaksi, yang penting ada pemasukan harian. Asalkan sabar, konsisten dalam berjualan online, menguatkan brand dan paling penting tetap menomorsatukan keluarga.

EMAK-EMAK PENULIS BLOG


Serunya Hidup di Era Digital dengan personal website -cara membuat blog
Contoh iklan domainesia yang dipasang pada web sangmaya.com
Pekerjaan sampingan lainnya yakni sebagai Mom Blogger. Sebenarnya menjadi blogger bermula dari hobi menulis dan membaca buku. Dari sekedar hobi ternyata menjadi profesi. Apalagi dengan menulis bisa menghasilkan uang. Lumayan bisa buat beli buku paket halo balita atau tabungan haji dan umroh.

Sejak kecil mak memang suka membaca buku dan menulis cerita maupun menulis diary. Dari coretan pensil menjadi ketikan mesin tik dan ketika masuk era digital langsung beralih ke komputer kapasitas celeron. 

Era digital zaman now jaringan sudah 4G. Mak sekarang makin gaya dengan menggunakan laptop intel core nvidia dan handphone untuk menyalurkan hobi membaca, menulis dan berbagi informasi.

Suatu kebahagian tersendiri apabila hasil tulisan mak ada yang membaca. Jika zaman dulu mak ingin memamerkan hasil tulisan pakai buku tulis atau lembaran kertas hasil mengetik manual dengan mesin tik. Mak harus membawa hasil tulisan kemana-mana, dan teman-teman bisa membacanya secara bergantian. 

Beda dengan era digital zaman now. Tinggal ketik tombol PUBLISH atau SHARE maka tulisan emak sudah dapat dibaca banyak orang kapanpun, dimanapun. Era digital, memaksimalkan potensi. 

Mak juga penulis buku, tapi setiap penulis belum tentu seorang blogger, sedangkan setiap blogger adalah penulis. Menjadi seorang Blogger berarti menjadi seorang pembelajar dimana harus makin banyak-banyak membaca dan praktek menulis. Semoga saja tulisan Mak yang panjang lebar ini sudah tidak ada kesalahan dalam puebi. 

Tipe-tipe blogger.

Ada tiga macam tipe blogger: Pertama blogger PNS (Pegawai Negeri SEO). Blogger PNS fokus pada search engine optimation (SEO) dan optimasi blog. Memiliki target domain authority  (DA) dan page authority (PA) harus tinggi dan artikel wajib page one. Paham dengan algoritma google, dan bekerja dengan profesional. Blogger PNS biasa disebut mastah dalam dunia blogger. Konon penghasilan blogger PNS jauh lebih besar dari PNS umum. Cuma beda tunjangan saja.

Tipe kedua blogger konten. Blogger konten fokus pada tulisan. Istilah kerennya content creator. Macam Mak yang suka nulis konten, tapi kurang pandai main SEO. SEO itu bagi Mak buat pusing kayak main mobile legends.

Blogger juga bisa menghasilkan uang loh. Caranya dengan menerima pekerjaan menulis artikel atau konten, menang lomba blog (sekalipun Mak belum pernah menang lomba namun terus berusaha) atau dari iklan yang terpasang di website kita seperti google adsense.

Tipe ketiga blogger alay. Blogger alay tidak mengerti kenapa dia membuat blog, dan biasanya tidak punya tujuan jelas dalam membuat blog. Konten blognya biasa berisi curhat, asal copy paste, bahkan ada yang tidak ada konten. Jujur saja sebelum menjadi content creator, mak pernah jadi blogger alay. Tulisan blognya banyak yang copy paste dari wikipedia, galau, bahkan gila sedikit.  

Emak sering mengajak teman-teman untuk mempunyai blog atau website sendiri, baik untuk jualan maupun untuk mengasah kemampuan menulis. Karena memiliki blog sendiri lebih bergengsi dan menguatkan brand.

Jika membuat tulisan panjang di sosial media dan hanya dijadikan status yang akan cepat hilang maka akan cukup susah melacaknya, tapi dengan menggunakan blog lebih mudah menemukan tulisan yang telah kita buat.

Cara membuat blog atau website sangatlah mudah, mirip dengan cara membuat akun facebook atau instagram. Hanya mengisi formulir yang sudah disediakan. Ada nama, email, dan nomor ponsel dan sebagainya. 

Akan lebih baik lagi apabila blog kita sudah menggunakan domain dan hosting yang berbayar. Blog yang memiliki domain selain lebih terpercaya, profesional dan juga lebih keren. 

Modal sedikitlah buat mengubah blogspot.com atau wordpress.com menjadi .com atau .id atau web.id. Tinggal mencari informasi di mesin penelusur tentang domain dan hosting murah. 

Apalagi pada event-event tertentu biasanya ada promo domain murah dan hosting murah. Jika kalian menang ikut lomba blog domainesia pastinya bisa buat beli hosting dan domain. Siapa yang gak mau 20 juta dari domainesia? Sini kasi aja ke emak.

Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog




Serunya Hidup di Era Digital Untuk Emak-Emak Pebisnis dan Penulis Blog -cara membuat blog, cara membuat website, domain indonesia, domain murah, domainesia, hosting indonesia, hosting murah, lomba blog domainesia.,
Follow Instagram mak ya @sangmaya nanti mak folbek

Jadi, apa saja point-point penting yang emak sebutkan sebelumnya merupakan bagian dari serunya hidup di era digital. Mak rangkum sebagai berikut ya :


1. Menembus batas

   Dunia digital bisa terkoneksi kemanapun dan kapanpun. Seperti jalan-jalan via google maps, main game online dengan teman dari manca negara, dan memiliki banyak pelanggan dari pangsa pasar yang sangat luas bagi yang suka berjualan. 


2. Menghibur

  Hiburan itu penting! biar gak stress! Hiburan merupakan salah satu bentuk terapi kesehatan. Setelah beraktivitas sehari-hari dari pagi sampai malam, baiknya kita menghibur diri bisa dengan berjalan-jalan, melakukan hobi, atau nonton dan main game online seperti mak. Bahkan ketika melakukan suatu aktivitas apapun emak biasa sambil mendengarkan musik dari channel youtube. Jadi bekerja sambil refreshing.


3. Menghasilkan uang secara online.

  Bagi yang suka jualan tentunya membutuhkan konsumen potensial dan pangsa pasar yang luas. Era digital bisa membuat penjual baik dari perusahaan besar sampai skala rumahan di pedesaan bisa go international hanya dengan memiliki website, sosial media, dan akun di beberapa e-commerce. Sedangkan yang fokus pada konten menulis di website, bisa dengan job content, placement, lomba blog, dan iklan.


4. Tambah Teman, Tambah Relasi.

  Tidak seorangpun yang ingin hidup sendirian dan tidak memiliki sahabat. Tentunya bahagia memiliki teman dari berbagai daerah dan juga lintas negara. Baik dari menjadi gamer di game online, jualan online, atau eksis di berbagai sosial media. Syukur-syukur bisa ketemu jodoh juga akibat sering bersosial media atau berkomunikasi dengan memberikan komen di personal website. 


5. Memberikan banyak informasi secara cepat dan mudah

   Trending topic! adalah informasi yang bisa kita dapatkan lewat sosial media. Kita bisa mendapatkan berbagai berita dari daerah atau negara manapun yang kita mau. Berita selebritis seperti Gading Martin yang di gugat cerai Gisel. Sampai drama setingan vicky prasetyo grebek angel lelga dini hari (berita gak penting, nyesel liatnya).

Bahkan untuk wilayah desa yang tidak tersentuh langganan koran lokal, seperti desa tempat tinggal emak, bisa mengetahui berita apa saja yang sedang terjadi di daerah sekitar karena sudah ada media online. 

Kita juga bisa melakukan suatu campaign atau menyebarkan informasi semuanya lewat internet. Jadi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk cetak brosur.


6. Bebas berkreasi 

    Era digital zaman now bisa membuat kita menjadi selebritis dadakan.Banyak orang tiba-tiba terkenal. Lewat aksinya yang viral dan tersebar di youtube, instagram, facebook dan berbagai sosial media lainnya. Bahkan sampai ada istilah selebgram atau artis youtuber. Baik dari aksi yang sangat positif, maupun sangat negatif.Ingat! kata kuncinya sangat. Jangan setengah-setengah berkreasi kalau mau terkenal.


7. Media Pembelajaran

Banyak hal yang bisa kita pelajari secara otodidak lewat dunia digital baik dari membaca      artikel maupun menonton video tutorial di youtube. Misalnya belajar masak, make up, jahit, handmade, kesehatan, design, fotografi, bisnis, menyanyi, cara membuat blog, tips SEO, Tips Blog untuk pemula dan ngebblog pro. 

Apapun yang ingin dipelajari bisa dicari lewat penelusuran google. Dengan terus belajar maka diri kita akan lebih terampil.


Now or Never!

Nah, demikian point-point penting Serunya Hidup di Era Digital. Saat ini segalanya sudah online dan go digital. Tinggal kemauan dari diri pribadi mau atau tidak untuk maju dan terus belajar. Lakukan sekarang atau terus tertinggal.

13 comments:

  1. Internet memang memudahkan kita maju dan berkarya ya walau tinggal di desa, daku pun merasakannya hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga jaringan internet di tiap desa makin lancar dan kuat, biar desa juga bisa go digital

      Delete
  2. wah ternyata suka main cafeland juga 😂 udah level berapa buuu? *salah fokus

    ReplyDelete
  3. Ketika anak kota pindah ke desa haha

    ReplyDelete
  4. Terus menulis supaya bisa jalan-jalan ke paris 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin. Siapa tau jadi penulis Mizan For Kids berikutnya :D

      Delete
  5. jaman udah makin canggih. segalanya jadi dipermudah ya sekarang tuu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, selama untuk hal yang positif, digital memang bantu banget

      Delete
  6. Ready Player One, salah satu my fav movie

    ReplyDelete
  7. emang seru saat kita hidup di era digital seperti sekarang ini

    ReplyDelete