Fakta Tentang Lato-Lato, Mainan Jadul yang Sedang Viral, TAK TIIKTK TAK TIK TAK TIK TAK !!!!!
STORIES

Fakta Tentang Lato-Lato, Mainan Jadul yang Sedang Viral, TAK TIIKTK TAK TIK TAK TIK TAK !!!!!

Fakta Tentang Lato-Lato, Mainan Jadul yang Sedang Viral, TAK TIIKTK TAK TIK TAK TIK TAK !!!!!
Fakta Tentang Lato-Lato, Mainan Jadul yang Sedang Viral, TAK TIIKTK TAK TIK TAK TIK TAK !!!!!

Hampir di setiap jalan maupun tempat umum saat ini Anda bisa mendengar suara mainan lato yang sangat khas sekali.

Bahkan saking sering mendengar bunyi mainan tersebut, hingga bisa terngiang beberapa kali dikepala saya saat saya berada di tempat yang sepi.

Lato-lato adalah sebuah permainan sederhana yang terdiri dari sepasang bola dan seutas tali.

Harga mainan lato-lato juga cukup terjangkau di bawah 10ribuan hingga dengan mudah anak-anak merogoh uang untuk membelinya.

Belakangan, mainan jadul yang sudah ada sejak tahun 1960-an ini kembali viral di TikTok. Lato-lato tersedia dalam aneka warna yang menarik.

Bahkan, di beberapa kota lato-lato sering dijadikan kompetisi. Siapa yang berhasil memainkannya paling lama tanpa berhenti, ialah pemenangnya.

Awalnya lato-lato hanya permainan keseimbangan bola yang menghasilkan bunyi “tuk tuk tuk”. Tapi seiring perkembangannya pemain lato-lato yang mahir bisa melakukan freestyle.

Tak hanya di Indonesia, sebenarnya lato-lato juga ada di berbagai negara lainnya dengan nama lain. Seperti clackers ball, knockers, click-clack, dan lainnya.

Kenapa lato-lato bisa kembali viral di tahun 2022? Ini karena banyaknya orang yang mengunggah aktivitas bermain lato lato di media sosial sehingga mainan ini banyak dicari dan menjadi viral.

Apakah Lato-lato mainan yang direkomendasikan untuk Anak usia dibawah 5 tahun? Tentu saja jawabannya tidak, bahakan untuk anak usia 6-10 tahun menurut saya masih bisa membahayakan karena takut kena mata atau kepala.

Pemberitaan media tentang mainan lato-lato saat ini, kebanyakan sebuah peringatan bahwa mainan ini berbahaya dan seringkali di razia.

Berbagai sekolah sudah melarang para muridnya untuk memainkan lato-lato.

Kenapa mainan lato-lato ini dianggap berbahaya dan dilarang dimainkan?

Hal ini dikarenakan sudah banyak kejadian yang cedera akibat lato-lato, dari mulai benjol di kepala, lebam di mata, hingga resiko mati syaraf di jemari tangan akibat keseringan memainkan lato-lato.

Saat awal kemunculannya pada tahun 1960-an lalu, lato-lato sempat dilarang dimainkan di beberapa negara. Ini karena lato-lato zaman dulu terbuat dari kaca sehingga berisiko pecah dan serpihan kacanya dapat membahayakan pemain atau orang disekitarnya.

Akibatnya, di tahun 1966 FDA melarang mainan tersebut beredar. Kemudian pada tahun 1970-an lato-lato dibuat dari bahan plastik keras yang dianggap lebih aman.

 

Professional Dreamer yang lahir di Kota Khatulistiwa Pontianak 2 Agustus 1986 dan sekarang fokus menjadi penulis buku dan Mom Blogger.Pernah menempuh pendidikan formal di : MIN Bawamai Pontianak MTSN 1 Pontianak MAN Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat. S1 di fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta angkatan 2005.Pengalaman karir : - Head of Costumer Relation Management Dompet Dhuafa - Kaltim 2011-2014. - Wartawati media Suara Pemred 2014-2015. - Penggerak Pelapak bukalapak.com 2016-2017.Setelah menikah pada April tahun 2015 lebih memilih menjadi Ibu rumah tangga, dan entrepreneur independen baik secara offline maupun online.Komunitas yang diikuti : Nulis Buku Club Balikpapan 2012-2014, Readers Club Balikpapan Komunitas Blogger Pontianak. 2016 English Travelling Community 2017 Mini Lesson 2017 Blogger Perempuan 2017 Blogger Perempuan GandjelRel 2019Hobies : Nonton, main game, baca buku, travelling, nulis, jualan dan menyebarkan semangat kebaikan dalam entreprenuer maupun kepenulisan.Karya : 1. BODAS (novel2016) 2. ONE SHOOT (antologi cerpen 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *